Cara menggunakan fungsi IF Excel

Fungsi IF Excel adalah fungsi yang paling sering digunakan oleh pengguna Microsoft Excel. Fungsi IF juga sering disebut dengan Rumus IF. Untuk memahami fungsi IF ini secara tuntas maka perhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Pahami Masalah

Sebelum kita mulai mengetikan sebuah formula excel baik itu Fungsi IF atau fungsi excel lainnya, maka sebaiknya kita pahami dulu masalahnya sehingga kita tahu hasil yang kita inginkan.

Misalnya kita ingin mengeevaluasi nilai siswa, maka kita akan mengelompokkan status siswa menjadi "Lulus " dan "Tidak Lulus" berdasarkan nilai yang diperolehnya.

Untuk mengelompokkan status siswa tersebut tentulah kita memiliki batasan-batasan nilai yang menjadi acuan.

2. Lakukan perbandingan untuk mendapatkan LOGICAL_TEST

Fungsi IF pada dasarnya dibuat untuk membandingkan sebuah atau lebih cell terhadap nilai yang telah kita tetapkan untuk menjadi acuan. Bingung? Begini, anggap kita memiliki sebuah cell yaitu B2 yang memiliki nilai 61

nah, cell B2 ini kemudian kita per-bandingkan dengan nilai yang telah kita tetapkan sebagai acuan. Dari mana kita mendapatkan nilai acuan? nilai acuan kita dapati berdasarkan apa yang menjadi pokok masalah kita.

Contoh Kasus:
Misalnya kita akan membuat status nilai siswa yaitu dengan status "Lulus" dan "Tidak Lulus". "Lulus" jika nilai siswa diatas atau sama dengan 60, dan "Tidak Lulus" jika nilai siswa di bawah 60.

Berdasarkan contoh di atas, Saya yakin Anda pasti sudah tahu apa yang menjadi nilai acuan, yah benar, nilai acuannya adalah 60.

Sampai tahap ini, kita telah memahami hal sebagai berikut:
variabel 1 : cell mana yang akan dibandingkan
variable 2 : nilai apa yang menjadi acuannya.

Kemudian, agar dimengerti oleh komputer, Bagaimana cara kita membandingkan kedua variabel tersebut? Untuk hal ini kita memerlukan operator-operator, apa itu? Nah ini dia daftarnya:

= (sama dengan ...)
> (lebih besar dari ...)
< (lebih kecil dari ...)
>= (lebih besar dan sama dengan ...)
<= (lebih kecil dan sama dengan ...)
<> (tidak sama dengan ...)

Berdasarkan contoh kasus kita di atas maka akan didapati logical_test seperti berikut :

Apakah Cell B2 >= 60 ?

atau dapat juga seperti ini

Apakah Cell B2 < 60 ?


Mengapa harus >= atau < ?, ingat kasus kita adalah :
"Lulus" jika nilai siswa diatas atau sama dengan 60, dan "Tidak Lulus" jika nilai siswa di bawah 60.

Hal yang penting dari proses membandingkan adalah "hasilnya", hasil perbandingan ini hanya menghasilkan nilai KONDISI TERPENUHI (TRUE) atau KONDISI TIDAK TERPENUHI (FALSE).

Contoh (berdasarkan kasus di atas):
Jika Cell A1 bernilai 61 :
Apakah Cell B2 >= 60 ? maka KONDISI TERPENUHI (TRUE)
Apakah Cell B2 <= 60 ? maka KONDISI TIDAK TERPENUHI (FALSE)

3. Penulisan Rumus atau Argument (Syntax)
Setelah kita memahami bagaimana cara membandingkan, maka sekarang kita pahami bagaimana cara penulisan fungsi IF Excel, yaitu sebagai berikut :

= IF (LOGICAL_TESTnilai jika kondisi terpenuhi/true, nilai jika kondisi tidak terpenuhi/false)

Nah, sekarang muncul pertanyaan, dimana kita menuliskan rumus/fungsi tersebut?, 

rumus kita tuliskan pada cell yang akan menjadi hasil, dalam kasus ini adalah C2


karena kita telah memiliki LOGICAL_TEST yaitu :

B2 >= 60

atau dapat juga seperti ini

B2 < 60

maka penulisan rumus menjadi seperti ini :

= IF (B2 >= 60nilai jika kondisi terpenuhi/truenilai jika kondisi tidak terpenuhi/false)

atau dapat juga seperti ini

= IF (B2 < 60nilai jika kondisi terpenuhi/truenilai jika kondisi tidak terpenuhi/false)

nah kemudian bagaimana dengan "nilai jika kondisi terpenuhi/true" dan "nilai jika kondisi tidak terpenuhi/true" ?

ingat contoh kasus kita, yaitu :
"Lulus" jika nilai siswa diatas atau sama dengan 60, dan "Tidak Lulus" jika nilai siswa di bawah 60.
maka rumusnya menjadi seperti ini :

= IF (B2 >= 60, "Lulus", "Tidak Lulus")

Jika cell B2 bernilai 61 maka hasil rumus ini adalah "Lulus" karena kondisi dari logical test nya terpenuhi.

Seandainya cell B2 bernilai 50 maka hasil rumus ini adalah "Tidak Lulus" karena kondisi dari logical test nya tidak terpenuhi

atau rumus dapat juga ditulis seperti ini :

= IF (B2 < 60, "Tidak Lulus", "Lulus")

Jika cell B2 bernilai 61 maka hasil rumus ini adalah "Lulus" karena kondisi dari logical test nya tidak terpenuhi.

Seandainya cell B2 bernilai 50 maka hasil rumus ini adalah "Tidak Lulus" karena kondisi dari logical test nya terpenuhi

3. Drag and Drop

Nah selanjutnya apa?, jika kita sudah selesai mengetikkan rumus di cell C2 apakah untuk cell dibawahnya dan seterusnya kita ketikkan satu per satu? Tidak !!!, karena hal itu akan memakan waktu yang lama.

Karena tujuan formula excel yaitu "untuk mempermudah pengguna". Maka cukup kita Drag dan Drop dari Cell B2 hingga kebatas bawah dan selesai.


Cara menggunakan fungsi IF Excel Cara menggunakan fungsi IF Excel Reviewed by paslah.com on 2/28/2016 10:33:00 AM Rating: 5

1 komentar:

  1. teriamakasih untuk infonya, akhirnya berhasil juga nerapin rumus ini
    terimakasihhh

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.